Rabu, 16 Oktober 2013

PT. MASPION




Anda pasti sudah tidak asing dengan brand MASPION. Okey kali ini saya akan sedikit basa-basi mengenai PT. Masspion. Yah, Maspion merupakan salah satu produsen perkakas yang cukup besar di Indonesia. Maspion merupakan singkatan dari M=Mengajak A=anda S=selalu P=percaya I=industri O=olahan N=nasional.
Perusahaan ini memiliki keahlian yang kuat di bidang pemasaran dan manufaktur berbagai rangkaian produk peralatan rumah tangga kualitas baik di peralatan dapur, peralatan rumah tangga plastik, barang pecah belah, dan peralatan listrik rumah, Pipa PVC dan PE juga tersedia untuk keperluan perumahan dan rumah tangga. Perusahaan ini memiliki jaringan distribusi yang mapan dan luas baik domestik maupun internasional melalui distributor, agen, atau pengecer, serta perwakilan di kota-kota besar di Indonesia dan negara negara berkembang utama. Perusahaan juga telah kuat dalam membangun aliansi strategis dengan mitra asing utama produk konsumen terkemuka di manufaktur tahan lama, yang telah memperkuat posisi perusahaan bisnis terkemuka di pasar domestik dan juga kehadiran jenis di pasar global.
Perusahaan ini telah menjadi dikenal dengan baik atau (Original Equipment Manufacturing) di dunia, memasok beberapa toko eceran dan grosir terkenal di amerika serikat serta negara-negara besar lainnya di dunia. Yang bergerak dalam bidang ini paling tidak PT Maspion, PT Trisula Pack Indah, PT Royal Chemical, PT Maspion Flatware, dan PT Indofibre Mattres Indonesia.

Bidang bisnis kedua adalah bidang konstruksi material dan industri di mana Maspion memiliki tujuh anak perusahaan. PT Maspion, PT Maspion Kencana, PT Indal Steel Pipe, PT Alumindo Light Metal Industry, PT Aneka Kabel Cipta Guna, PT Indal Aluminium Industry, dan PT Indalex. Bisnis properti juga digeluti oleh kelompok usaha raksasa ini.
Beberapa proyek yang bisa disebutkan di sini adalah Maspion Mall, Wisma Maspion, Wisma Moneter, Pondok Maspion, CIMAC, PT Bintang Osowilangun, PT Maspion Industrial Estate, PT Alumindo Industrial Estate, PT Altap Prima Industrial Estate. Dan tak ketinggalan pula adalah bisnis keuangan dan finansial di mana grup ini menonjol dengan Bank Maspion, Maspion Securities, dan Maspion Money Changer.
Bank Maspion didirikan oleh anak dari pendiri PT. Maspion bernama Alim Markus yang diangkat oleh ayahnya sebagai president director Maspion Group, berkat beliau PT.Maspion telah menjelma menjadi perusahaan raksasa dengan aset ratusan juta US dolar dan mempekerjakan 30.000-an karyawan. Lewat puluhan anak perusahaan dan enam belas perusahaan yang memiliki hubungan istimewa dengannya, Maspion telah menjadi raksasa bisnis produksi alat rumah tangga, kesehatan (Maspion Medika), properti ritel (Maspion Square), ritel (Maspion Bazaar), restoran, kawasan industri, dan perbankan (Bank Maspion).


sumber: http://www.maspion.com/news/index.php?act=detail&p_id=58 http://ade-nophiette.blogspot.com/2012/06/makalah-kisah-sukses-alim-markus-pt.html#.Ul62pdJHKAo http://www.tokohindonesia.com/biografi/article/285-ensiklopedi/627-pendiri-maspion-group

Jumat, 11 Oktober 2013

Promotion Mix

Promosi,  usaha yang dilakukan organisasi untuk menginformasikan, membujuk, serta mengingatkan pasar terhadap organisasi itu sendiri atau produk dari organisasi. Disini, perusahaan brusaha mempengaruhi perasaan, kepercayaan, atau perilakunya. Pemberian informasi ini selain ditujukan kepada calon konsumen, juga ditujukan kepada ‘intermediaries’. Membujuk disini berarti perusahaan berusaha meyakinkan konsumen untuk membeli produknya, daripada produk lain walaupun fungsinya sama. Promotion mix juga dapat dilakukan dalam lima bentuk usaha pemasaran, yaitu :
1.       Periklanan (Advertising)
Advertising adalah nonpersonal, sebuah pemberitahuan informasi yang dibayar oleh sponsor (perusahaan). Digunakan untuk menjangkau khalayak luas, menciptakan kesadaran brand, membantu pembedaan brand dengan kompetitornya, dan membangun citra brand. Karakteristik dari iklan sendiri adalah bersifat non-personal, komunikasi satu arah, ada sponsor (khalayak yang peduli), dan bertujuan untuk mengubah sikap dan perilaku.Biasanya advertising itu dipakai ketika suatu perusahaan ingin mengubah customer dari unaware, menjadi aware terhadap suatu brand.
2.       Sales Promotion
Pada konsepnya, sales promotion digunakan untuk memotivasi customer agar melakukan aksi dengan membeli produk yang dipicu dengan adanya penawaran produk dalam jangka waktu terbatas. Disaat perusahaan ingin berhubungan langsung dengan customer tanpa melalui retailer, maka digunakanlah direct-response marketing, seperti: close-loop, interactive, database-driven messaging system yang menggunakan banyak jenis media untuk menciptakan respon behavioral. 
3.       Public Relation
PR dalam komunikasi pemasaran merupakan pekerjaan yang sangat luas dan beragam, tidak hanya bertugas men-track opini publik saja, tetapi juga bertugas me-manage corporate brand dan menjaga reputasinya. PR digunakan sebagai media untuk menyampaikan brand information guna mempengaruhi calon customer atau customer secara positif. Fungsi PR sendiri lebih fokus kepada customer atau calon customer dan melengkapi strategi marketing yang lain dengan 4 cara: (1) meningkatkan kredibilitas brand message; (2) menyampaikan message sesuai targetnya berdasarkan aspek demografis, psikografis, etnik atau khalayak secara regional; (3) mempengaruhi opinion leader atau trendsetter yang berpengaruh; (4) melibatkan customer dan stakeholder lainnya pada event spesial. 
4.       Personal Selling
Personal Selling adalah komunikasi dua arah dimana seorang penjual menjelaskan fitur dari suatu brand untuk kepentingan pembeli. Dalam personal selling, dilibatkan komunikasi yang sifatnya tatap muka dan kegiatannya pada sekarang ini terfokus pada pemecahan masalah dan penciptaan nilai bagi customer (lebih dikenal sebagai partnership). Dimensi dari partnership ini adalah, seorang salesperson harus memahami customer-nya dengan baik. Personal selling sendiri merupakan bagian dari direct marketing, namun perbedaan dasarnya adalah dalam personal selling, perusahaan yang dijembatani sales person berinteraksi secara tatap muka dengan customer.
5.       Direct Marketing.
Direct marketing merupakan salah satu fungsi IMC yang terdiri dari front-end dan back end operations. Front-end menyusun harapan-harapan dari konsumen yang mencakup the offer (yakni segala sesuatu yang nyata maupun tidak dijanjikan oleh perusahaan guna mencapai perilaku customer yang diinginkan perusahaan, misal: penawaran harga khusus, garansi, dll), the database (mendapatkan data customer-nya dan menggunakan data itu untuk penawaran selanjutnya) dan the response (memberikan respon yang baik terhadap customer, misal: dengan membuat toll-free-line untuk layanan customer) sedangkan back end berusaha mempertemukan harapan konsumen dengan produk, mencakup fulfillment (yakni membuat produk atau informasi yang diminta oleh konsumen cocok, efektif, dan tepat waktu).

Berikut ini adalah beberapa contoh kasus promotion mix yang dilakukan oleh perusahan dalam upaya untuk meningkatkan penjualannya.
1.       PT. Sampoerna Tbk. dengan produk Rokok Jie Sam Soe (Kretek/Filter).
Perusahaan melakukan promotion mix dengan memasang iklan (Advertising) di beberapa suarat kabar, majalah, radio, dan televisi. Sementara itu pada kesempatan lain, perusahan juga melakukan usaha promosi penjualan (Sales Promotion) dalam kegiatan pameran dengan membagikan rokok kepada pengunjung atau memberikan bingkisan kepada para pengunjung . Upaya meningkatkan penjualan dalam bentuk Hubungan masyarakat (Public Relations), perusahaan ini menjadi sponsor dalam bidang pendidikan dengan memberikan bantuan bea siswa, dan menjadi sponsor beberapa kegiatan cabang olah raga, seperti ; Liga sepak bola “Copa Indonesia”, atau kegiatan musik Jazz. Pada saat yang sama juga sering pihak perusahaan melakukan penjualan langsung (Personal Selling) di tempat kegiatan yang disponsorinya yang terkadang dilakukan dengan memberikan souvenir kepada para pembeli. Pihak perusahaan juga melakukan upaya direct marketing dengan memasang poster di beberapa agen, dan kios rokok atau dengan membuatkan tempat menjajakan bagi pedangan asongan dengan tulisan dan logo perusahaan.
2.       Departemen Kebudayaan dan Pariwisata dengan produk Visit Indonesia Year 2008.
Upaya untuk mengenalkan dan meningkatkan kebudayaan dan kepariwisataan Indonesia, pihak Departemen Kebudayaan dan Pariwisata melakukan dengan cara promotion mix, yaitu dengan memasang iklan di surat kabar Nasioanal dan surat kabar di beberapa negara, iklan di televisi nasional dan beberapa televisi asing yang dianggap berpotensi untuk berkunjung ke Indonesia, serta memasang informasi di website. Selain itu pihak Depbudpar juga melakukan road show yaitu dengan mendatangi ke negara itu, mengikuti tourism mart, misalnya di Berlin, London yang menyelenggarakannya tiap tahun, atau di Cina. Atau dengan menawarkan langsung melalui Kedutaan besar indonesia dengan meningkatkan fasilitas Visa On Arrival (VOA) yang tadinya hanya kepada 29 negara kemudian menjadi 43 dan kini sudah 63 negara.
3.       Perusahaan siaran televisi (SCTV, dan RCTI).
Perusahan siaran televisi seperti SCTV dan RCTI juga tidak ketinggalan untuk meningkatkan keuntungannya melakukan promotion mix dengan pemasangan iklan dalam bentuk daftar acara atau acara yang menjadi unggulan di beberapa surat atau pemasangan Bilboard dibeberapa ruas jalan protokol. Selain itu juga perusahaan siaran televisi melakukan usahanya promosi di bidang PR dengan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat (Program Peduli) yang terkena musibah atau dalam bentuk beasiswa pendidikan. Dalam event tertentu seperti konser seni, olah raga, workshop atau seminar, pihak perusahaan siaran televisi menjadi sponsornya.
4.       Sekolah atau Perguruan Tinggi Swasta seperti STIKOM WJB Banten.
STIKOM WJB yang bergerak dibidang pendidikan, sebagai upaya untuk menarik minat calon mahasiswanya melakukan usaha promotion mix dengan memasang iklan di surat kabar lokal, radio, dan pemasangan spanduk / billboard. pada hubungan masyarakat pihak STIKOM melakukan usaha dengan menggalang dana untuk bantuan kepada masyarakat yang terkena musibah, seperti yang baru-baru ini dilakukan kepada masyarakat di Pandeglang dan Cianjur yang terkena longsong. Selain usaha di atas pihak Stikom juga memberikan “bea siswa” kepada mahasiswa yang berprestasi.
5.       PT. Unilever dengan Produk Sabun Lifebouy.
PT Unilever berusaha meningkatkan penjualannya pada produk sabun Lifebouy dengan memasang iklan di beberapa stasion televisi, surat kabar, majalah, radio, dan pemasangan billboard, selain itu pihak Unilever juga memberikan hadiah langsung berupa uang yang diselipkan didalam produk sabun Lifebouy untuk kemasan tertentu. Upaya dibidang PR, pihak Unilever mengadakan bhakti sosial pada kegiatan gerakan cuci tangan di beberapa sekolah dasar dengan membangun tempat-tempat cuci tangan dan penyediaan.

Senin, 23 September 2013

SEGMENTING ,TARGETING ,POSITIONING

Apakah Segmentasi Itu?
Segmentasi adalah proses membagi pasar ke dalam grup-grup konsumen potensial dimana masing-masing grup memiliki karakter yang sama dan cenderung memiliki perilaku pembelian yang sama. Tujuan dari melakukan segmentasi adalah untuk menganalisa pasar, menemukan ceruk-ceruk (niche) pasar dan agar dapat mengembangkan kompetisi perusahaan.
Kesuksesan sebuah strategi pemasaran tidak bisa lepas dari cara memahami dan mendalami pasar yang kita sasar. Ada produk yang mencoba menembak satu jenis pasar yang homogen, tetapi ada produk yang menembak beberapa jenis pasar. Kenyataannya memang tidak semua elemen dalam marketing mix dapat memenuhi setiap jenis pasar. Oleh karena itu sangatlah penting bagi perusahaan untuk memilah-milah terlebih dahulu pasar mereka sebelum menjalankan strategi pemasaran.
Segmentasi juga dapat didefinisikan secara sederhana sebagai proses membagi sebuah pasar menjadi kelompok-kelompok lebih kecil, dimana setiap kelompoknya memiliki sifat-sifat yang relatif seragam (homogen). Istilah segmentasi biasanya langsung dikaitkan dengan istilah targeting, yakni upaya untuk memilih segmen-segmen spesifik yang paling berpotensi untuk membeli produk kita.
Syarat-syarat Segmentasi :
·         Dapat diukur
·         Dapat dicapai
·         Cukup besar atau cukup menguntungkan
·         Dapat dibedakan
·         Dapat dilaksanakan
Tingkat
Pembelian mempunyai kebutuhan dan keinginan yang unik. Setiap pembeli, berpotensi menjadi pasar yang terpisah. Oleh karena itu segmentasi pasar dapat dibangun pada beberapa tingkat yang berbeda.
·         Pemasaran massal
Pemasaran massal berfokus pada produksi massal, distribusi massal, dan promosi massal untuk produk yang sama dalam cara yang hampir sama keseluruh konsumen.
·         Pemasaran segmen
Pemasaran segmen menyadari bahwa pembeli berbeda dalam kebutuhan, persepsi, dan perilaku pembelian.
·         Pemasaran ceruk
Pemasaran ceruk (marketing niche) berfokus pada sub-group di dalam segmen-segmen. Suatu ceruk adalah suatu grup yang didefiniskan dengan lebih sempit.
·         Pemasaran mikro
Praktik penyesuaian produk dan program pemasaran agar cocok dengan citarasa individu atau lokasi tertentu. Termasuk dalam pemasaran mikro adalah pemasaran lokal dan pemasaran individu.


Manfaat segmentasi pasar : :
·         Penjual atau produsen berada dalam posisi yang lebih baik untuk memilih kesempatan-kesempatan pemasaran.
·         Penjual atau produsen dapat menggunakan pengetahuannya terhadap respon pemasaran yang berbeda-beda, sehingga dapat mengalokasikan anggarannya secara lebih tepat pada berbagai segmen.
·         Penjual atau produsen dapat mengatur produk lebih baik dan daya tarik pemasarannya.

Targeting
Targeting sesungguhnya adalah strategi mengalokasikan sumber daya perusahaan secara efektif. Karena sumber daya Anda selalu terbatas. Ini menyangkut bagaimana Anda melakukan ‘fitting’ perusahaan Anda ke dalam segmen target market yang Anda pilih.
Sekedar mengulas sekilas mengenai konsep targeting, biasanya ada tiga kriteria yang harus dipenuhi perusahaan mana pun pada saat mengevaluasi dan menentukan segmen mana yang mau dibidik.
Yang pertama adalah memastikan bahwa segmen pasar yang Anda pilih itu cukup besar dan cukup menguntungkan bagi perusahaan. Selain itu pula dilihat betapa potensi pertumbuhan pasarnya. Mungkin sebuah pasar saat ini ada yang kecil dari segi ukurannya, namun ke pertumbuhannya pesat sehingga ke depannya berpotensi untuk menjadi pasar yang besar.
Kriteria kedua adalah strategi targeting ini harus didasarkan pada keunggulan kompetitif perusahaan yang bersangkutan. Keunggulan kompetitif merupakan cara untuk mengukur apakah perusahaan itu memiliki kekuatan dan keahlian yang memadai untuk mendominasi segmen pasar yang dipilih.
Kriteria ketiga adalah bahwa segmen pasar yang dibidik itu harus didasarkan pada situasi persaingannya. Anda harus mempertimbangkan situasi persaingan yang secara langsung atau tak langsung mempengaruhi daya tarik target segment Anda. 
Dari penjelasan di atas, sudah terlihat betul bahwa praktek targeting tidak lagi relevan di era ini. Kenapa? Pertama, alasan yang paling mendasar adalah karena prinsip targeting tidak sejalan dengan nilai horisontal. Targeting adalah langkah yang dilakukan oleh perusahaan. Jadi, suka-tidak suka, setuju-tidak setuju, seseorang bisa menjadi target market sebuah perusahaan.
Karena dunia semakin horisontal, konsumen dan pemasar menjadi sejajar. Konsumen tidak (mau) lagi diperlakukan sebagai target untuk dibidik atau objek pemasaran, namun sebagai subjek, sebagai manusia yang sama dengan Anda, sebagai mahluk yang immuned alias kebal terhadap bidikan pemasar. Kedua, langkah strategi awal yang dilakukan oleh perusahaan di era New Wave ini bukan lagi sekedar mensegmen atau memetakan kelompok konsumen (segmentation), namun melakukan praktek komunitisasi (communitization). Artinya kita melakukan eksplorasi dan meninjau lebih dalam komunitas konsumen yang sekiranya pas untuk diajak berhubungan secara horisontal dan strategis.

Positioning
Merupakan proses untuk merancang suatu citra atau nilai sehingga konsumen dalam segmen sasaran memahami apa yang ditawarkan perusahaan atau memahami merek jika dibandingkan dengan para pesaingnya. Dalam melakukan hal ini, pemasar menyampaikan pesan pada konsumen dan mencoba membangun keunggulan kompetitif yang diharapkan bisa mengundang minat konsumen dalam segmensasaran.
Positioning menjadi unsur penting perencanaan pemasaran, karena keputusan positioning berimplikasi langsung pada keseluruhan bauran pemasaran. Karena itu, bauran pemasaran bisa dilihatsebagai rincian taktis dari strategis  positioning perusahaan. Misalnya, bila perusahaan mengejar  positioning kualitas tinggi, hal ini tidak cukup dicerminkan lewat mutu produk atau layanannya, tetapi juga lewat setiap elemen dalam bauran pemasaran misalnya harga, pola distribusi, style iklan, dan layanan paska jual. Tanpa konsistensi ini, tingkat kepercayaan terhadap strategi positioning akan merosot drastis.
Untuk beberapa perusahaan, pemilihan strategi positioning ini bersifat langsung. Sehingga, bila strategi positioning atau citra tertentu sudah terbangun dalam pasar, nampaknya ada manfaat sinergis yang diperoleh dengan mengadopsi pendekatan yang sama di pasar  baru atau dengan produk baru. Namun bagi perusahaan lain, pemilihan strategi positioning ini sedikit kabur atau lebih sulit dan ujung-ujungnya perusahaan mengejar posisi yang sama sebagaimana beberapa pesaing lain di pasar. Jika ini terjadimaka tingkat dan biaya persaingan akan meningkat tajam. Karena itu, pemasar mesti memutuskansecara rinci basis diferensiasinya. Dengan kata lain, perusahaan mesti mengidentifikasi dan membangunseperangkat benefit atau keunggulan kompetitif yang mampu memikat pasar sasaran dan kemudiandengan efektif menyampaikan benefit-benefit ini.





sumber : http://lestarishinta.blogspot.com/2010/12/strategi-targeting.html http://id.wikipedia.org/wiki/Segmentasi_pasar http://www.kampus.marketing.co.id/dasar-segmentasi/ http://www.scribd.com/doc/83018475/Positioning-Adalah-Unsur-Ketiga-Dari-Strategi-STP

Senin, 02 September 2013

Dasar Dasar Marketing

Yang dimaksud dengan marketing adalah keseluruhan sistem dari kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan produk, menetapkan harga, mempromosikan produk dan mendistribusikan barang yang bertujuan untuk memuaskan konsumen. Sedangkan  SPG (Sales Promotion Girl) sebutan bagi kaum wanita, sedangkan untuk sebutan bagi kaum pria adalah SPB (Sales Promotion Boy) yang bertuga sebagai penjual yang menawarkan produk yang dimiliki oleh sebuah perusahaan.

Marketing lebih panjang dan lebih kompleks jika dibandingkan dengan proses sales.

Dalam strategi marketing, terdapat 7P, yang terdiri dari :
§  Product (produk),  
§  Price (harga),  
§  Place (tempat),  
§  Promotion (promosi),  
§  Process (proses),
§  People (orang), 
§  Physical evidence (bukti fisik).

Dan ada juga 4p yang harus di waspadai, terdiri dari :
§  Pemko
§  Pajak
§  Preman
§  dan Polisi, hehehehe pissss,

            Strategi pemasaran merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan karena strategi pemasaran merupakan suatu cara mencapai tujuan dari sebuah perusahaan. Sehingga dalam menjalankan usaha kecil khususnya diperlukan adanya pengembangan melalui strategi pemasarannya. Karena pada saat kondisi kritis justru usaha kecillah yang mampu memberikan pertumbuhan terhadap pendapatan masyarakat.

Strategi pemasaran merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan dimana strategi pemasaran merupakan suatu cara mencapai tujuan dari sebuah perusahaan. Hal ini juga didukung oleh pendapat Swastha “Strategi adalah serangkaian rancangan besar yang menggambarkan bagaimana sebuah perusahaan harus beroperasi untuk mencapai tujuannya.” Sehingga dalam menjalankan usaha kecil khususnya diperlukan adanya pengembangan melalui strategi pemasarannya. Karena pada saat kondisi kritis justru usaha kecillah yang mampu memberikan pertumbuhan terhadap pendapatan masyarakat. Pemasaran menurut W. Y. Stanton pemasaran adalah sesuatu yang meliputi seluruh sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial. Berdasarkan definisi di atas, proses pemasaran dimulai dari menemukan apa yang diinginkan oleh konsumen. Yang akhirnya pemasaran memiliki tujuan yaitu :

Konsumen potensial mengetahui secara detail produk yang kita hasilkan dan perusahaan dapat menyediakan semua permintaan mereka atas produk yang dihasilkan.

Perusahaan dapat menjelaskan secara detail semua kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran. Kegiatan pemasaran ini meliputi berbagai kegiatan, mulai dari penjelasan mengenai produk, desain produk, promosi produk, pengiklanan produk, komunikasi kepada konsumen, sampai pengiriman produk agar sampai ke tangan konsumen secara cepat.

Mengenal dan memahami konsumen sedemikian rupa sehingga produk cocok dengannya dan dapat terjual dengan sendirinya.

Pada umumnya kegiatan pemasaran berkaitan dengan koordinasi beberapa kegiatan bisnis. Strategi pemasaran ini dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut :
§  Faktor mikro, yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat
§  Faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.
Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran :
Ø   Dari sudut pandang penjual :
§  Tempat yang strategis (place),
§  Produk yang bermutu (product),
§  Harga yang kompetitif (price), dan
§  Promosi yang gencar (promotion).
Ø   Dari sudut pandang konsumen :
§  Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
§  Biaya konsumen (cost to the customer),
§  Kenyamanan (convenience), dan
§  Komunikasi (comunication).

Adapun Prinsip –prinsip dasar pemasaran sebagai berikut:
§  Konsep Pemasaran
§  Orientasi konsumen
§  Pemuasaan kebutuhan dan keinginan konsumnen
§  Nilai dan Proses Pertukaran
§  Segmentasi Pasar
§  Siklus kehidupan produk
§  Bauran Pemasaran

Dan Konsep Penerapan Pemasaran sebagai berikut :
§  Konsep Produk
§  Konsep Produksi / Operation
§  Konsep Penjualan
§  Konsep Pemasaran
§  Konsep Pemasaran Berwawasan Sosial
§  Konsep Customer

Adapun dasar-dasar yang harus dimiliki oleh seorang marketing yaitu:
1.      Mempunyai kepercayaan diri yg kuat.
2.      Mempunyai kemauan yang keras.
3.      Mental yang kuat,Berani dan tidak pernah putus asa.

Di sini saya akan mencoba menjelaskan secara ringkas satu persatu apa itu yang di maksud dengan mempunyai Kepercayaan diri yang kuat,Mental yang kuat,mempunyai kemauan yg keras,Berani dan tidak pernah putus asa.


Yang PERTAMA : Maksud dari Mempunyai kepercayaan diri yg kuat di sini adalah bahwa seorang penjual harus mampu membuang rasa malu dan berani menggenggam prinsip jika berhadapan dengan customer karena pada dasarnya jika kita berhadapan dengan seorang atau beberapa customer, kita tidak seubahnya  seperti seorang guru yg memberi penjelasan kepada muridnya. jadi belajarlah untuk menjadi seorang pembicara yang baik agar apa yang kita sampaikan asyik di dengar dan mudah di mengerti dengan begitu customer akan tertarik dengan apa yang kita tawarkan.


Yang KEDUA : Mempunyai kemauan yang keras, di sini seorang marketing sengaja di tuntut untuk memilikinya karena pada dasarnya sifat ini sangat sedikit di punyai oleh seorang marketing itu sendiri,karena ini adalah sifat dasar yang di miliki dari jiwa seseorang dan terkadang tidak mudah untuk mengangkatnya. jadi apabila seorang marketing memiliki kemauan yang keras maka apa yang ditujukan akan secepatnya di dapat dan targetpun akan di capai secara maximal.


Dan yang terakhir yang KETIGA :  Mental yang kuat,Berani dan tidak pernah putus asa adalah sesuatu yang harus kita perkuat karena pada dasarnya ini adalah menjadi sebuah tantangan yang akan sering kita hadapi di lapangan yaitu pada umumnya sering terjadi penolakan-penolakan yang akan di lakukan oleh customer kita, jadi di sini kita harus berani mempersiapkan diri untuk siap menghadapinya dan jangan pernah takut dan merasa gagal karena kegagalan adalah awal dari kesuksesan.